Penjelasan Tanda Kode Pada Pensil

0Shares

Penjelasan Tanda Kode Pada Pensil. Apakah Anda pernah melihat dan menggunakan pensil yang juga terdapat kode yang tertera di salah satu sisinya. Beberapa mungkin dari Anda sudah tahu jika kode tersebut merupakan tanda tingkat kehitaman pensil. Makin besar angka di depan huruf B, makin tinggi tingkat kehitaman pensilnya akan tetapi sedikit sekali yang tahu dengan kepanjangan dari huruf-huruf tersebut.

Tahukah Anda bahwa unsur utama pensil adalah percampuran grafit dan tanah liat dimana dengan ragam rasio antara keduanya akan menghasilkan hasil yang berbeda. Apabila tanah liat dikurangi maka grafit akan mendominasi volume yang ada sehingga hasilnya akan semakin hitam, begitupun apabila tanah liatnya terlalu banyak maka hasilnya akan memudar (tidak terlalu hitam) akan tetapi batangnya lebih keras.

pensil tulis

Pensil tulis | sumber: naisinfoo.blogspot.com

Bila terlalu banyak grafit maka batang pensil akan sangat lembut tetapi juga lebih cepat haus. Sedangkan jika menggunakan pensil yang terlalu sedikit grafit maka untuk menghitamkannya perlu beberapa kali goresan yang tentu juga akan merusak kertas. Jadi dapat dipastikan bahwa penggunaan pensil (khususnya saat menggambar) sebaiknya bukan hanya bermain pada jumlah goresan melainkan dengan menggunakan komposisi pensil yang sesuai dengan penggunaannya.

Komposisi tersebut bisa diketahui karena pasti tercetak / tertulis jelas pada batang pensil. Unsurnya adalah 3 huruf yaitu H, F dan B.

  1. H, berarti Hardness (yaitu tingkat kekerasan, skalanya antara H, 1H sampai 9H, semakin tinggi angkanya berarti semakin keras).
  2. F, berarti Fine (yang diperuntukan utk menulis dan tanpa skala).
  3. B, berarti Blackness (tingkat kehitaman dari mulai B, 1B, 9B bahkan 9xxB).

Misalkan:

  1. HB berarti lebih keras dan lebih hitam dari F
  2. 2B lebih hitam dan tidak keras.
  3. HHBBB berarti lebih keras 2 kali lipat dan sangat amat hitam. Dapatkah kita membayangkan seberapa hitam pensil 9B itu?

Adapun pengkodean tersebut adalah mengikuti cara Inggris secara de facto yang lebih dianut sebagai kode internasional sementara untuk Amerika membuat pengkodean sendiri yang terbatas pada penggunaan yang paling umum yaitu #1 (B), #2 (HB), #2¬Ĺ (F), #3 (H) dan #4 (2H).

Ada satu hal yang menarik dalam pengkodean pensil tersebut bahwa ternyata sebenarnya tidak ada standar internasional yang mengatur dalam penentuan kadar grafit dan tanah liat bagi setiap produsen pensil maka dapat disimpulkan bahwa tingkat kehitaman pensil 2B pada pensil merk tertentu bisa berbeda dengan 2B pada pensil merk lainnya.

 

Referensi : apakabardunia.com