Alasan Berbuka Puasa Harus Dengan Yang Manis

Alasan Berbuka Puasa Harus Dengan Yang Manis. Selama berpuasa di bulan Ramadan saat seperti ini, menjaga kesehatan begitulah sangat penting. Pasalnya, banyak terjadi perubahan pola hidup, dari pola tidur hingga pola makan. Terkadang, banyak masyarakat yang melalaikan kesehatan selama berpuasa, hingga pada akhirnya jatuh sakit ketika hari raya tiba.

Hal tersebut pun terjadi kepada banyak orang yang saat berpuasa mengkonsumsi makanan tidak mengandung banyak asupan gizi. Menurut dr Wachyudi Muchsin, selaku Humas Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Kota Makassar, saat berpuasa perut kosong sejak pagi hingga menjelang magrib, oleh karenanya saat berbuka makanan yang manis sangat baik bagi tubuh manusia.

 

Makanan Berbuka Puasa

Menu makanan berbuka puasa | Pict by zakat.or.id

 

“Saat sedang berpuasa secara otomatis sistem metabolisme tubuh akan melambat. Asupan nutrisi yang tersimpan saat sahur banyak menghilang setelah seharian beraktivitas,” begitulah ucapannya seperti yang kami lansir dari celebesmedia.id terbit 08/05.

“Karena tidak mendapatkan asupan nutrisi selama 14 jam, energi yang tersimpan pun ikut berkurang. Maka dari itu asupan makanan atau minuman manis sangat penting saat berbuka puasa,” sambung dr Wachyudi.

Alasan mengapa harus makanan yang manis, lanjut dr Wachyudi, karena dari makanan atau minuman manis, sumber kalori mudah untuk diproses oleh tubuh dengan cepat.

“Sehingga, makanan manis berperan dalam mengembalikan energi dan stamina tubuh yang telah hilang dengan cepat pula. Selain itu rasa manis mampu meningkatkan kadar gula darah dalam tubuh,” tambahnya.

Rasa lemas saat berpuasa biasanya terjadi karena turunnya kadar gula dalam tubuh. Meningkatnya kadar gula ini kemudian membantu mengembalikan fungsi metabolisme tubuh kembali normal.

Sebaiknya, dr Wachyudi menyampaikan jika makanan manis yang dikonsumsi harus makanan dengan pemanis alami. Makanan atau minuman manis yang dianjurkan untuk berbuka puasa seperti kurma atau makanan dan minuman yang tebuat dari gula alami.

“Bisa juga mengkonsumsi buah-buahan manis yang mengandung banyak air. Buah-buahan juga dapat mengembalikan cairan tubuh dan mencegah dehidrasi,” terangnya.

“Tapi jangan terlalu banyak mengkonsumsi makanan manis saat berbuka. Karena tujuannya untuk mengembalikan energi, konsumsilah makanan manis secukupnya,” tutup dr Wachyudi.

 

Bacaan lainnya : Cara Mengatasi Bibir Kering Ketika Puasa

 

Jangan berlebihan juga mengonsumsi panganan yang manis

Dalam hal apapun, sesuatu yang berlebihan itu tidak baik. Konsumsilah makanan dan minuman secara normal dan seperlunya, meski Anda sudah sehari berpuasa. Buka puasa bukanlah ajang balas dendam untuk bersantap sebanyak-banyaknya.

Tidak benar juga bahwa mengkonsumsi makanan dan minuman manis akan segera meningkatkan energi. Bahkan terlalu banyak mengkonsumsi makanan minuman manis, akan meningkatkan kadar gula. Ada sebuah kejadian nyata pada suatu acara buka puasa bersama, seorang pria tampak sehat menikmati buka puasa, ia banyak minum minuman manis, makan kudapan manis dan makan nasi cukup banyak. Saat mau mengikuti shalat tarawih, tiba-tiba tubuhnya luruh ke bawah, tubuhnya mendadak menjadi lemas. Dan saat ditolong, ternyata sudah tidak bernafas.

Menurut analisa seorang dokter, kejadian ini disebabkan penurunan kadar gula darah, akibat makan minum yang manis berlebihan, sehingga tubuh menjadi lemah dan lesu. Mengkonsumsi makanan dan minuman manis saat berbuka puasa, juga memicu resistensi insulin, sehingga beresiko diabetes.

Makanan manis berlebihan memicu diabetes, karena kandungan fruktosa dan glukosa di dalam makanan minuman manis memperburuk kondisi tubuh. Selain menyebabkan diabetes, juga mengganggu fungsi hati.

 

Bacaan lainnya : Ingin Punya Momongan? Anda Harus Baca Ini

 

Dan yang pasti, makan makanan dan minum minuman yang manis secara berlebihan saat berbuka puasa akan menambah berat badan. Itulah sebabnya, banyak orang yang sering bertanya-tanya, saya puasa kenapa berat badan malah naik. Itulah sebabnya, Anda perlu mengendalikan diri dengan mengkonsumsi makanan minuman manis sewajarnya saja.

Jadi dari situ dapat kita simpulkan bahwa sangat dianjurkan untuk berbuka puasa dengan yang manis akan tetapi harus dengan pola dan jumlah yang seimbang ya. Selamat mencoba!

 

Referensi :

  1. Celebesmedia.id
  2. Kompasiana.com