Bahaya Konsumsi Daging Olahan Secara Berlebihan

Bahaya Konsumsi Daging Olahan Secara Berlebihan. Untuk memenuhi kebutuhan tubuh setiap hari maka makanan yang terbuat daging hewan sangat diperlukan bagi tubuh manusia. Selain merupakan sumber mineral, daging juga banyak mengandung asam amino lengkap dan vitamin B kompleks yang berguna bagi tubuh manusia.

 

Sosis Daging Olahan

Sosis salah satu daging olahan | Pict by androphedia.com

 

Orang yang memiliki aktifitas tinggi memerlukan makanan yang berasal dari daging. Sifat daging yang tidak mudah dicerna akan mampu menahan perut untuk tidak terasa lapar dalam waktu yang cukup lama untuk aktifitas.

Namun seiring perkembangan teknologi makanan dan kebutuhan masyarakat terhadap makanan cepat saji, kini telah tersedia beragam produk makanan olahan dari daging hewan. Baik daging sapi, kambing, ataupun ayam.

Padahal mengkonsumsi daging dalam jumlah banyak yang tak terkontrol diduga dapat menyebabkan berbagai penyakit yang mematikan. Belum lagi dengan adanya bahan tambahan dalam pembuatannya, seperti bahan pengawet, pewarna, maupun bahan lainnya yang sangat berbahaya bagi tubuh manusia.

Berikut ini ada beberapa olahan daging hewan yang perlu Anda kontrol ketika mengkonsumsinya :

 

Baca juga : Delapan Sifat Suami Yang Disukai Istri

 

1. Burger

Burger pada umumnya terbuat dari daging sapi dengan cara digiling atau dicacah dalam suhu dingin atau rendah. Sebelum dimasak, bahan daging tersebut dicampur terlebih dahulu dengan berbagai bahan tambahan, seperti bumbu, lemak, pengawet, dan bahan pengisi lainnya. Adanya bahan tambahan ini dimaksudkan agar hasil olahan lebih awet, menarik, bercita rasa, dan bertekstur.

Burger yang terbuat dari daging sapi umumnya mengandung bahan tambahan yang terdiri dari lemak total 17 persen, lemak jenuh 8 persen, niasin 4,6 mg, protein 21 persen, kalsium 9 mg, serta vitamin.

Agar tidak menimbulkan masalah kesehatan di kemudian hari, Anda sebaiknya memperhatikan kandungan bahan tambahan dan mengatur konsumsi burger.

 

2. Sosis

Sosis yang beredar di pasaran pada umumnya terbuat dari daging sapi, ayam, ataupun kambing. Ada pula sosis yang terbuat dari babi. Jenisnya pun variatif. Ada sosis fermentasi, sosis giling yang diasap, sosis masak, dan sosis segar.

Salah satu daya tarik sosis adalah bentuknya yang menarik dan cenderung tahan lebih lama. Hal ini disebabkan adanya sejumlah bahan tambahan dalam proses pembuatannya. Bahan tambahan tersebut adalah garam, fosfat, pewarna, karbohidrat, isolat protein, asam askorbat, lemak, serta bahan pengawet.

 

Baca juga : Ciri Istri Yang Akan Menjadi Ahli Surga

 

3. Dampak Bahan Tambahan

Pemberian bahan tambahan dalam berbagai produk makanan daging hewan terutama dimaksudkan untuk meningkatkan daya tarik, menjaga produk tahan lebih lama, dan tentu saja lebih bergizi.

Kandungan gizi daging yang sudah tinggi, tak jarang ditambahkan bahan tambahan agar lebih bergizi, seperti isolate protein dan karbohidrat.

Begitu juga penyebab daging cepat rusak umumnya diatasi dengan penambahan nitrat sebagai bahan pengawet. Namun sejumlah kajian menemukan bahwa toksik dan karsinogenik yang berbahaya bagi tubuh juga bisa terbentuk akibat adanya nitrat. Karena itu konsumsi daging olahan secara terus menerus dan dalam waktu lama dikhawatirkan dapat menyebabkan kanker.

Jadi mulai dari sekarang perlu adanya kontrol terhadap asupan makanan dari daging olahan agar tubuh bisa terjaga kondisinya dengan baik.

 

Sumber : Androphedia